14 Feb 2018

Download Contoh RPL Bimbingan Klasikal SMA Bidang Belajar Sesuai POP BK 2016 Lengkap dengan Materi

Download contoh RPL BK SMA Bidang Belajar 2017/2018 - Semangat pagi para pendidik Indonesia, utama para Guru BK SMA. Pada kesempatan kali ini kami ingin berbagi berkas file Rencana Pelaksanaan Layanan BK tingkat SMA. Lengkap dengan materinya lho... RPL Bimbingan Klasikal SMA Bidang Belajar ini bisa digunakan untuk kelas X, XI, atau XII. Namun saran kami digunakan untuk kelas X saja ya karena mereka butuh mengerti arti, makna, dan manfaat belajar di tingkat SMA.


Berkas file RPL BK SMA Bidang Belajar ini berupa file Microsoft Word Office 2007, jadi bapak ibu Guru bisa menggunakan ini dan atau memodifikasi untuk disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik di sekolah masing-masing.

RPL Bimbingan Klasikal SMA Bidang Belajar ini terdiri akan dilaksanakan dalam 4x tatap muka. Dimana dalam setiap tatap muka memiliki rincian materi sebagai berikut :
  1. Ice Breaking dan Analisa Nilai Rapor Semester 1
  2. Gaya Belajar - Pemaparan oleh dr. Alexandra Clarin Hayes via Video
  3. Keutamaan Belajar dan Berilmu - Slide Presentasi
  4. Tips Formula "Meningkatkan Keinginan Untuk Mau Belajar" - Slide Presentasi
Adapun materi dari RPL Bimbingan Klasikal SMA Bidang Belajar yang dapat kami rangkum adalah sebagai berikut:

Materi Pertemuan ke-1
Ice breaking Tepuk Hari Minggu

Dalam ice breaking ini ada 8 gerakan yang mana iramanya deselaraskan dengan lagu Naik Delman. Ice breaking ini dilakukan dalam keadaan duduk dikursi. 8 gerakan ini dibagi menjadi 2 bagian gerakan tepuk sebagai berikut:

Tepuk pertama:
1. tepuk paha menggunakan dua tangan
2. tepuk tangan satu kali
3. Ketekkan jari kanan
4. Ketekan jari kiri

Tepuk kedua:
1. tepuk paha menggunakan dua tangan
2. tepuk tangan satu kali
3. buka kedua telapak tangan seperti ketika berdoa
4. tepuk tangan dua kali

Caranya:
Gerakan dilakukan bersamaan dengan lagu Naik Delman. Dilakukan 3 kali dengan tempo yang semakin cepat.

Pada hari minggu kuturut (tepuk pertama) ayah ke kota (tepuk kedua)
Naik delman istimewa (tepuk pertama) kududuk dimuka (tepuk kedua)
Kududuk samping pak kusir (tepuk pertama) yang sedang bekerja (tepuk kedua)
Mengendali kuda (tepuk pertama) supaya baik jalannya (tepuk kedua)
Tuk tik tak tik tuk tik tak (tepuk pertama) tik tuk tik tak tik tuuuk (tepuk kedua)
Tuk tik tak tik tuk tik tak (tepuk pertama) tik tuk suara sepatu kuda (tepuk kedua)

Fungsi dari ice breaking tepuk hari minggu ini adalah untuk melatih meningkatkan konsentrasi dan mudah dalam mengingat.

Contoh dalam video bisa dilihat pada youtube Alan Albana: https://www.youtube.com/watch?v=l79YpWpMemY

Pemaparan analisa nilai rapor semester 1
Peserta didik diminta untuk menganalisa nilai rapor semester 1 terutama nilai matapelajaran UN yang akan digunakan sebagai acuan untuk perangkingan SNMPTN. Kemudian peserta didik diminta untuk menuliskan nilai-nilainya dan membuat target nilai untuk semester 2 sampai semester 6.


Materi Pertemuan ke-2
GAYA BELAJAR

Kemampuan seseorang dalam memahami informasi atau suatu pengetahuan memiliki tingkat dan cara penyerapan yang berbeda- beda. Pemahaman informasi dilakukan dengan mempelajarinya. Untuk memiliki ilmu pengetahuan yang luas, maka seseorang perlu belajar. Proses belajar ini dilakukan dengan interaksi indera manusia dan sumber pengetahuan.

Proses ini berjalan berbeda- beda dan menjadi dominan pada suatu gaya belajar tertentu. Misalnya anak A memiliki kemampuan belajar atau penyerapan pengetahuan yang bagus apabila melihat objek secara langsung, sedangkan anak B harus mendengar suara dari objek tersebut. Pengarahan gaya belajar yang sesuai dengan kemampuan dominan, dapat membawa manfaat agar penyerapan pengetahuan menjadi lebih cepat dan efektif. Berikut ini adalah macam macam gaya belajar :

A. Gaya Belajar Visual
Gaya belajar secara visual ini yaitu kemampuan belajar dengan melihat. Gaya belajar ini digunakan pada orang dengan indera pengelihatan yang tajam dan teliti. Kemampuan belajar yang berhubungan dengan ini yaitu seperti matematika, bahasa arab, bahasa jepang, simbol- simbol, dan lainnya yang berkaitan dengan bentuk. Ciri ciri gaya belajar visual yaitu:

  • Bisa mengingat dengan lebih cepat dan kuat dengan melihat.
  • Tidak terganggu dengan suara- suara yang berisik.
  • Memiliki hobi membaca.
  • Suka melihat dan mendemonstrasikan sesuatu.
  • Memiliki ingatan yang kuat tentang bentuk, warna, dan pemahaman artistik.
  • Belajar dengan melihat dan mengamati pengajar.
  • Memiliki kemampuan menggambar dan mencatat sesuatu dengan detail.

Ciri lain secara penampilan pada orang dengan gaya belajar visual pada umumnya orangnya cenderung rapi, tidak suka mendengarkan namun lebih suka melihat, orangnya teratur, berpakaian indah. Orang dengan gaya belajar visual memiliki kesulitan dalam menyalin tulisan dari papan tulis, tulisannya tampak berantakan dan tidak mudah dibaca. Anak dengan gaya belajar visual menyukai percobaan atau peragaan. Metode pembelajaran yang tepat yaitu dengan metode mindmap, video ilustrasi, alat tulis berwarna, pembelajaran menggunakan bentuk.

B. Gaya Belajar Auditory
Orang dengan gaya belajar auditori memiliki indera pendengaran yang lebih baik dan lebih terfokus. Orang dengan gaya belajar ini mampu memahami sesuatu lebih baik dengan cara mendengarkan. Hal ini berkaitan dengan proses menghafal, membaca, atau soal cerita. Ciri- ciri gaya belajar auditori yaitu:

  • Memiliki kemampuan mengingat yang baik dari mendengarkan.
  • Tidak mampu berkonsentrasi untuk belajar jika suasananya berisik.
  • Senang mendengarkan cerita atau dibacakan cerita.
  • Suka bercerita dan berdiskusi.
  • Bisa mengulangi informasi yang di dengarnya.

Gaya belajar auditori ini memiliki kendala yaitu anak sering lupa apa yang dijelaskan guru. Orang dengan gaya belajar ini cenderung tidak suka membaca petunjuk dan lebih suka langsung bertanya untuk mendapatkan informasi. Kendala gaya belajar ini adalah anak tidak tertarik untuk memperhatikan sekitarnya. Kurang cakap dalam mengarang atau menulis. Cenderung suka berbicara.

Oleh karena itu, metode belajar yang tepat yaitu dengan musik, menggunakan media auditori, berdiskusi, bercerita di depan kelas, dan lainnya. Anak dengan gaya belajar ini biasanya saat menghafal akan membaca keras keras kata- kata yang dihafalnya dan menjadi lebih efektif baginya ketika dicapkan dan dia dengar kembali.

C. Gaya Belajar Kinestetik
Gaya belajar kinestetik yaitu gaya belajar dengan melibatkan gaya gerak. Hal yang berkaitan yaitu seperti olahraga, menari, memainkan musik, percobaan laboratorium, dan lainnya. Gaya belajar ini efektif untuk anak yang menyukai gerak dan gambaran imajinasi berdasarkan gerakan. Ciri ciri gaya belajar kinestetik:

  • Ketika menghafal yaitu dengan cara berjalan atau membuat gerakan- gerakan.
  • Menyukai belajar dengan praktik langsung atau menyentuh secara langsung.
  • Anak yang aktif dan banyak bergerak, memiliki perkembangan otak yang baik.
  • Menggunakan objek nyata sebagai alat bantu.
  • Menyukai aktivitas pembelajaran yang aktif atau permainan.

Orang atau anak dengan gaya belajar kinestetik ini cenderung tidak bisa diam. Cenderung bosan dengan gaya pembelajaran konvensional yang hanya duduk diam mendengar. Lebih cocok dengan pembelajaran yang melibatkan kerjasama tim, partisipasi aktif siswa, dan kegiatan aktif lainnya. Metode belajar yang bisa diterapkan yaitu dengan menggerakkan jari, mengunyah permen karet, mengeksplorasi lingkungan dengan berjalan jalan, dan lainnya. Pada anak, metode pembelajaran untuk anak dengan gaya belajar kinestetik ini bisa dengan membuat permainan peran, drama, praktik skill, menari, memainkan alat musik, dan lainnya.

Tayangan Video Motivasi Belajar : “Tips Sukses Belajar Supaya Cumlaude : dr. Alexsandra Clarin Hayes” Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=HM_7dRiv7ds&t=58s


Materi Pertemuan Ke-3
Slide Presentasi : "Keutamaan Belajar dan Berilmu"

Materi Pertemuan Ke-4
Materi tentang tips formula untuk “Meningkatkan Keingan Untuk Mau Belajar”. Dalam hal ini peserta didik diajak untuk beramain game sederhana untuk meningkatkan kemampuan belajarnya. Pemaparan dilakukan melalui slide presentasi “ Belajar – Keunggulan dan Kekurangan Anda Dalam Hal Belajar”

File RPL Bimbingan Klasikal SMA Bidang Belajar ini dapat di unduh pada tautan link download di bawah ini:

Link download: